Dia : "Jarak memisahkan kita."
Aku : "Tapi hati kita selalu bersatu, bukan? Aku dimaafkan, bukan?"
Dia : "Ya, kita selalu bersatu. Aku tak perlu memaafkanmu. Karena kamu tak berbuat suatu kesalahan padaku cinta."
Aku : "Tapi aku selalu merasa. Selalu takut. Rasa ini tak lebih karena cinta. Karena aku terlalu mencintaimu."
Dia : "Janganlah engkau merasa takut duhai cintaku. Ketahuilah aku akan selalu bersamamu."
Aku : "Kupegang katamu. Ketika kaki ini melangkah dan keraguan mulai menyusup, aku akan ingat kata yang jarimu tarikan itu."
Dia : "Tak perlu lagi kau pegang kata-kataku. Tetapi cintakulah. Peganglah itu."
(Percakapan ini nyata terjadi di sebuah facebook messenger pada tanggal 19 Juni 2013)
No comments:
Post a Comment